Sebuah
Novel horror
ME
30,Maret,2018
Isi
1.Tempatku berada
2. Cerita ruanganya
3. Pembawa sial
4. Misteri dimana mana
5. Tak kan bisa dijawab
6. Bertemu pelaku
8. SIAPA DIA
9. Tak di sadari
Tentang cerita penulis
Aku
tidak pandai menulis cerita. Aku hanya ingin mengerjakan hal yang menguntungkan
saat ada waktu luang. Tapi lama lama semakin dekat. Menjadi hobi yang
tersangkut dan tidak pernah bisah dilepaskan, walau hanya keyboard mouse dan
tangan yang berkerja, tapi hasilnya sangat kaya. Inilah aku di masa depanku.
Judul : ME
Selamat membaca...
Tempatku berada
Malam yang gelap, cahaya lampu
lampu yang mati seketika dan berkedip membuat jantung berdetak cepat. Dengan
langkah yang berisik, dan bulan menjadi saksi. Mata anak anak melirik seorang perempuan
kecil yang berlari sedang dan menghampiri seorang guru dengan mata tajam.
“ pergilah! Aku sedang sibuk sekarang. Jangan sekali kali kau
mengganggu aku gadis kecil.” Sentak guru yang sedang menempelkan hasil karya
muridnya di madding sekolah.
Tiba tiba
anak itu memegang tangan guru dan berkata.
“Tak
kan, ku buka kan pintu peganganmu.”
Mata guru itu memutar seoalah
tidak peduli pada perkataanya. Dan mengusir anak itu.
Di
ruang music.
“
Apakah sekolah ini pernah di hantui Ms. Hena?” Tanya Gebie dengan penuh
penasaran, dan membuat Hena menjadi terganggu saat memainkan piano.
“
Sungguh aku tidak tau Geb, kemarin aku mendapatkan kabar kalo piano ini
berbunyi sendiri. Tapi itu hanya fiksi, orang selalu mengarang perkataanya
sendiri, bukan?” Jelas Ms. Hena.
“
Hmmm… betul sih.. tapi-“ kata Gebie terputus, entah kenapa petugas pengaman
berteriak tak jelas.
“
Ada apa!”
Dedauan turun satu persatu untuk
berpisah antara dedaunan yang lain. Lantai yang putih menjadi warna merah
tajam. Mayat petugas langsung di bawa ke rumah sakit, bajunya yang terisi darah
kental yang begitu menyengat sekali. Saat itu matahari menyaksikan peristiwa
itu.
“
AAAA!!!... petugas Max! kenapa dengan dia..-“ perkataan Gebie terputus lagi.
Ada guru lain yang melaporkan ada guru yang mati di kamar mandi. Ternyata guru
itu orang yang menempelkan hasil karaya di madding sekolah dan menentang
perkataan anak kecil itu.
Tempat
ruanganya
Selalu ada cerita di ruangan
lantai atas, kadang kadang lantai atas adalah lantai yang paling di takuti
dengan orang orang. Gebie mencuri perkataan gossip orang orang yang ada di
kantin.
“
Hey.. kemarin aku mendengar suara tangisan bayi dan jeritan anak perempuan
loh.. dan aku melihat jejak jejak berwarna darah. Dan aku lihat di ruangan
lantai atas dan nomer kamar 55 terdapat jeritan dan gaduh. Aku tak ingin
membuka pintu itu. Sungguh mengerikan di lantai atas.”
Tiba tiba Geni, teman sejati
Gebie, datang menghampiri Gebie.” Gebie.. kamu dimanasih, di cariin nggak
ketemu ketemu.” Omel Geni.
“
Maaf ya.. emang ada apa sih?” Tanya Gebie.
“
ini.. kamu itu mau dipindah kamar sama pak kepala sekolah, tapi aku
menentangnya, tapi namanya pak kepala sekolah sih nggak boleh di bantah.. jadi
kita berpisah nih.. gimana dong.. ?” Khawatir Geni.
“
Tapi kita masih sahabatkan?”
“
Tentu.. yuk makan.. “
Malam pun datang. Gebie
membereskan baju bajunya kedalam koper. Geni tidak bisa mengantar Gebie ke
kamar barunya karena Geni sangat takut sekali dengan dedemit.
“
Nomer kamar 56. Haduh! Ini kan kamarnya sebelahan sama kamar 55. Dan katanya
ada suara jeritan dan gaduh?.. bukan bukan, semua orang pasti mengarang cerita
sendirikan? Betul kata Ms.Hani” kata Gebie sendiri.
Tiba tiba kopernya jatuh dan
menggelinding. Dia tak sengaja menjatuhi petugas yang sedang berjalan ke lantai
atas, dan Gebie segera mengambil kopernya yang jatuh. Petugas itu tak berkata
apapun, sama sekali. Dan tiba tiba Gebie jatuh pingsan dan petugas itu tiba
tiba bangun atau sadar. Dan menolong Gebie. Tapi tiba tiba petugas itu tertusuk
pisau tajam, dan lantai tangga basah berwarna darah. Dan Gebie terbangun dari
pingsanya, Gebie teriak meminta bantuan, tapi sia sia.
Petugas itu di titipkan di
gudang, entah kenapa Gebie mengasihinya di gudang.
Setelah itu Gebie langsung melanjutkan
perjalanannya. Saat menaiki tangga, Gebie melihat ada seorang yang sedang turun
dari tangga. Gebie terkejut saat perempuan itu lewat dan menembusnya dan Gebie
di seret dan di buang ke kamar mandi.
Gebie
menangis, dan tiba tiba pintunya terbuka sendiri. Tapi saat ia bangun, Gebie
melihat jasad guru yang mati dan busuk di kamar mandi.
KREEEEK!
“AAAAA!”
Pembawa
sial
“
Hey.. bangunlah!.. huuh.. nggak bangun bangun juga.. heyy!!!!” Sentak teman
baru Gebie.
“ Haaaaah!.. huuuh” Sambil mengatur
napas.
“ Kamu siapa?” Tanya teman baru Gebie.
“ Aku Gebie. Terus kamu siapa?” Tanya
Gebie.
“ Aku Vile, yang slametin kamu.. “
Jelas Vile.
“ Trimakasih.. ini kamarku?” Tanya
Gebie sambil mengecek nomer pintu kamar.
“ Aku sekamar sama kamu Geb.”Jelas
Vile.
“ Kamu tadi kenapa? Teriak teriak di
kamar mandi? Ada kecoa ya?” Tanya Vile.
“ Nggak.. aku berani sama kecoa kok..
tadi itu aku melihat mayat di kamar mandi.. terus pintunya terbuka sendiri..
terus aku melihat sosok wanita yang mengerikan… tapi.. jangan bilang dia
makhluk halus.. tapi anehnya dia pakai seragam sekolah.. kenapa sih.. sama
lantai atas ini!” Kata Gebie sambil ketakutan.
Tiba tiba lampu mati. “ Kenapa ini!”
Tanya Gebie.
Vile menghilang tanpa jejak, sebelum
lampu itu mati.
“ Jangan bercanda.. aku tidak bisa
melihat apa apa.. tolong..”
Tiba tiba pintu tertutup rapat.
“ Maukah kau menjadi temanku?... aku butuh teman… “
“ Jangan ganggu aku!” teriak Gebie.
Lampu
pun menyala, pintu terbuka dengan cepat. Vile pun memasuki kamar.
“ Ada apa Geb?” Tanya Vile.
“ Nggak papa kok.. “ Kata Gebie sedikit
bohong.
Di ruangan UKS.
“ Bon.. aku mau ke toilet dulu ya.. “
Izin Neon.
“ Emang kenapa sih.. temenin aku di UKS
dong..” Perintah Boni.
“ Tapi aku kebelet Bon.. pliss.. “ Izin
Neon lagi.
“ Yaudah boleh.. tapi jangan lama lama
ya.. aku takut.. hati hati ya..” Perintah Boni.
“ Siap.. kayak bos aja!”
Neon
pun segera ke toilet, dan meninggalkan Boni dari UKS. Karena toilet ada 2 di
lantai atas dan bawah, letak Neon sekarang masih di bawah. Saat Neon ingin
memasuki toilet ternyata tutup, pintunya terkunci. Neon tidak tau tentang
misteri lantai atas. Dan Neon terpaksa ke toilet atas.
Disaat
memasuki toilet Neon menghadap cermin dan membenarkan rambutnya yang keren. Dan
tiba tiba di belakang Neon terdapat sosok perempuan.
Deg!
Sambil memegang pundak Neon. “ Maukah engkau menjadi temanku.. aku
kesepian.. tidak ada yang ingin bersamaku.. “
“ Haaaaah!!!! Tolong! Jangan makan
aku.. aku masih muda.. jangan!!!!”
“ AAAAAAA!!!!!!!”
Jasad
Neon pun kaku dan mengeluarkan darah yang banyak. Kran masih terbuka dan banjir
dengan warna merah.
“ Lama banget sih Neon.. “Protes Boni.
Tiba tiba atap UKS runtuh dan membuat
Boni terluka. Petugas pun langsung pergi ke UKS dan membantu Boni. Reruntuhan
itu membuat Boni terluka bagian kepala.
“ Hai petugas.. mengapa kau khawatir dengan bocah ini..
hhmmm.. “ sambil mengeluarkan pisau.
“ Apakah engkau khawatir dengan ku?”
pintu pun tertutup rapat, seolah di kunci.
“ Kan ku bunuh kau!”
“ Jangan! Kau siapa!”
“ Kau bisa bicara ternyata… kau akan tau namaku setelah kau
mati!”
“AAAAA!”
Di kantor.
“ Ms. Hena! Banyak mayat mayat yang
mati dimana mana Ms.-“ ucapan petugas terputus ketika ia melihat seorang gadis
kecil yang sedang berlari dengan membawa bonekah.
“ Kenapa?” Tanya Ms. Hena.
“ Banyak mayat mayat yang busuk dimana
mana Ms.Hena.. “ Jelas Petugas.
“ Siapa saja yang mati?” Tanya Ms.
Hena.
“ Neon, Guru Khetrin, petugas vio, dan
petugas-“
“
Max? Maxkan yang terdaftar di kematian misteri?” Tanya Ms.Hena.
“ Ya.. “
“ Mari kita membuat peraturan khusus
tahun ini. Kita larang semua pergi di tengah malam. Dan kita harus jaga jaga!”
Perintah Ms. Hena.
“ Siap Ms. Hena!”
Di
siang hari ada sekelompok anak anak yang ikut olahraga. Dan disaat istirahat
ada 2 anak yang sedang bermain petak umpet. Karena mereka sangat lelah ia akan
bermain lagi nanti malam.
“ Zoe kita main petak umpet lagi yuk!”
Ajak Lilo.
“ Tapi kan masih malam Lo.. “ jawab
Zoe.
“ Tidak apa apa.. ayuk.. “
“ Oke! “
Saat
itu Zoe yang jaga. Zoe mencari Lilo dimana mana tapi tidak ketemu. Ternyata
Lilo bersembunyi di lemari.
“Hai bocah kecil… mengapa kau bermain disini. Sebaiknya kau
bermain denganku.. kemarilah.. “
“ Kau siapa! Pergi! Pergi!” Bentak Lilo
dengan berlari.
“ kemarilah ajak aku bermain.. aku akan menjadi sahabatmu…
kita akan bersama di dalam kegelapan!”
“ AAAAAAAAAAA!!!!!!!!”
“ Lilo!!!!!! Dimana kau!” Tanya Zoe
“ Aku disini bocah nakal! “
“ AAAA!”
Anak
anak itu mati dan membusuk. Darahnya bercucuran.
Misteri
dimana mana
Di kantin.
“
Hey Geb.. lama tidak berjumpa.. kamu tidur sama siapa?” Tanya Geni.
“ Aku punya teman baru.. namanya Vile..
dia baik banget loh.. “
“ Hey aku perna membaca buku horror
loh.. “ Kata Geni.
“ Ceritaiin dong.. “ Manja Gebie.
“
Jadi.. dulu.. ada sebuah sekolah yang sangat besar dan mewah. Di sekolahan itu
terdapat 3 orang yang jail.. banget. Dan ada 1 orang yang baik. Pada suatu hari
ada seseorang yang tak sengaja menumpahkan minuman di rok temanya yang jail.
Dan temanya marah besar. Dan suatu hari anak perempuan yang baik itu sedang
tidur di kamar sekolahnya. Dan 3 anak yang jail itu, termasuk anak perempuan
yang jail itu, memotong kepala perempuan itu, dengan keadaan tegang, 3 orang
jail itu menyembunyikan kepalanya, dan perempuan yang baik itu masih hidup dan
bersumpah kalau bila kepalanya di temukan, perempuan itu akan membunuh orang
orang yang jail.. hiiiiiih ngeri banget
No comments:
Post a Comment